Panorama Negeriku

Panorama Negeriku
My country Indonesia

Kamis, 10 April 2008

Sahabatku



Hariku Indah .... seindah Pelangi
Hariku Cerah .... secerah Mentari pagi

Aku langkahkan kakiku mengikuti cita dan harapku, diusiaku yang baru 16 tahun aku berharap bisa menemukan banyak ilmu, saudara, dan teman disekolah baruku. Untuk berangkat sekolah aku harus jalan sejauh 1 km setelah naik angkutan umum, ya ... maklum sekolah aku agak masuk dan tergolong sekolah MEWAh - MEpet saWAH.

Ini hari pertamaku dan aku harus bersikap baik. Anak SMA yang aku kenal pertama kali adalah Arief Nurdin - menurut temanku dia ganteng, tapi klo menurut aku biasa aja - kita berkenalan di angkutan umum saat menuju ke sekolah. Udin cukup baik, sopan dan ramah, itulah awal persahabatan kami hingga saat ini. Dia adalah satu-satunya sahabatku yang mengenal aku begitu juga sebaliknya. Kami lalui aktivitas sekolah bersama-sama karena kebetulan kita punya minat dan bakat yang sama. Kita sama-sama aktif di OSIS, Pramuka, Buletin sekolah, dan KIR. Kami juga sering bikin forum diskusi sesuai dengan minat kami.

Saat itu aku hanyalah gadis biasa yang lugu dan polos, tak pernah terlintas dalam benakku untuk memanfaatkan kedekatan kami. Sering sekali gosip menerpa kami lantaran kami sering melakukan aktivitas bersama. Kalau teman-teman menanyakan tentang hubungan kami, kami hanya menjawab dengan senyuman. Aku bersyukur kepada Allah karena disaat tersulitku dimasa remaja dia menemaniku, dia memang salah satu sahabat terbaikku yang pernah aku milki.

terima kasih ya Allah ......
Kau anugerahkan sahabat-sahabat terbaik untukku.

Rabu, 09 April 2008

Ma'rifatullah


PENTINGNYA MENGENAL ALLAH (Ma’rifatullah)

Sesungguhnya mengenal Allah (ma'rifatullah) adalah suatu azas yang berdiri diatasnya seluruh kehidupan ruhiyah. Dari sinilah kita mengenal para Nabi dan Rasul, mengenal tugas dan sifatnya serta hajat manusia kepada risalahNYA, mengenal mu'jizat. Karamah dan kitab-kitab samawi, mengenal malaikat, jin, ruh dan hari akhir.
Seseoarang yang mengenal Allah S.W.T., pasti ia tahu akan tujuan hidupnya, tujuan mengapa ia diciptakan dan untuk apa ia berada di atas dunia ini. Oleh sebab itu ia tidak akan tertipu oleh kemilaunya dunia, tidak akan terpedaya oleh harta benda dunia. Sebaliknya seseorang yang tidak mengenal Allah, tentu ia akan terpedaya dan terpukau oleh indahnya dunia (6:130), yang pada gilirannya ia habiskan umurnya untuk mencari dunia, menikmatinya, layaknya seperti binatang saja (47:12).
(6:130)
Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayatKu dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata: "Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri", kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.
(47:12)
Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang mu'min dan beramal saleh ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Dan orang-orang kafir bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang. Dan jahannam adalah tempat tinggal mereka.
Seseorang yang mengenal Allah, akan merasakan kehidupan yang lapang walaupun bagaimana keadaannya. Seandainya ia seorang miskin ia akan sabar, sebab ia tahu bahwa dibalik kehidupan fana ini ada kehidupan baqa (abadi), tempat kenikmatan, seandainya ia seorang kaya ia akan bersyukur, sebab harta yang ada padanya sekarang ini, hanyalah titipan Illahi, yang diamanatkan kepadanya.
Sabda Rasulullah:
Amat mengherankan terhadap urusan mukmin, semuanya baik, hal itu tidak terdapat kecuali pada orang mukmin, bila ditimpa musibah ia sabar, dan bila diberi nikmat ia bersyukur (HR Muslim).
Lain halnya seorang yang tidak mengenal Allah, ia akan merasakan kehidupan kehidupan dunia ini sempit, bagaimanapun keadaannya (20:124).
(20:124)
Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta".
Seorang yang mengenal Allah akan selalu mengharap ridhaNYA dalam setiap perbuatannya, dalam perjalanan hidupnya, ia tidak akan berbuat sesuatu kecuali bila hal itu diridhai oleh Allah S.W.T. Lain halnya dengan orang yang tidak mengenal Allah, ia berbuat berdasarkan kemauan syahwat dan kehendak hawa nafsunya. Jadilah hawa nafsunya Tuhan selain Allah, yang memerintah dan melarangnya (25:43).
(25:43)
Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?,

Jumat, 04 April 2008

Amben mbah Ti'ah



Subhanallah .....masih lekat dalam ingatanku kejailan dan kreatifitas bocah desa semasa kecil, dimana saat itu kami sangat menikmati padamnya listrik di daerah kami. Aneh memang, karena saat ini mungkin kita akan mengeluh dengan adanya pemadaman listrik tapi saat itu adalah saat yang kami nanti dimana anak kecil dan para orangtua berkumpul di halaman belakang rumahku untuk melakukan permainan dan sekedar berbincang.

Biasanya kami bermain "Sri Gendhem, Petak Umpet, Gobaksodor, Benteng-bentengan, Bendan, dll. Permainan yg kami mainkan tergantung jam padam listrik, semakin sore semakin seru. Jika padanya jam 18.00 biasanya kami hanya bermain permainan diatas, tapi klo padamnya jam 15.00 maka kami akan melakukan permainan yang lebih seru menurut kami. Na .. disinilah tingkat kreatifitas dan kejailan kami mulai tumbuh.

KAmi mulai mempersiapkan semuanya mulai dari topeng leak, laba-laba karet yg berukuran besar, topeng badut dan tali tampar. Sambil menyiapkan semua itu kami mulai menyusun rencana - biar sukses -. Mulai kami membagi tugas mas sony bertugas memasang topeng leak dan laba-laba diatas pohon jambu, aku memastikan posisi topeng dan laba-laba, Mas belly mengamankan jalan yang hendak kita gunakan, Indra memasang tali, arif bersiap dengan topeng badutnya. Setelah 20 menit semuanya sudah siap. Its time to play .....

Kami bersembunyi sesuai posisi yang sudah dibagi. Arif berada di balik gapura, aku dan teman2 yang lain bersembunyi sambil memegang tali yg sudah kami pasang. Lima menit kemudian mangsa sudah mulai tampak, saat itu kami cukup tegang kalau-kalau apa yang kami persiapkan kurang mengejutkan. Beberapa menit kemudian, Ahhhh....... seorang mas-mas yang berusia kira-kira 20 tahun lari ketakutan melihat topeng leak yang turun secara tiba-tiba didepannya, kamipun tertawa sejadi-jadinya.

Setelah kami merasa puas bermain dan menakuti orang, kami lalu berbaring disebuah amben - Dipan yang terbuat dari bambu - sambil memandang bulan dimalam hari. Kami merasa lelah tapi bahagia karena bisa melakukan semuanya bersama-sama. Setelah larut malam kami baru beranjak dari amben itu untuk melanjutkan mimpi indah kami. Indahnya kenanganku tak akan pernah aku lupa sepanjang masa.
Terima kasih Allah telah memberi aku kenangan seindah ini.

Kamis, 03 April 2008

Langkah Setan Menelanjangi Wanita

Setan dalam menggoda manusia memiliki berbagai macam strategi, dan yang sering dipakai adalah dengan memanfaatkan hawa nafsu, yang memang memiliki kecenderungan mengajak kepada keburukan (ammaratun bis su'). Setan tahu persis kecenderungan nafsu kita, dia terus berusaha agar manusia keluar dari garis yang telah ditentukan Allah, termasuk melepaskan hijab atau pakaian musli-mah. Berikut ini tahapan-tahapannya.

I. Menghilangkan Definisi Hijab

Dalam tahap ini setan membisik-kan kepada para wanita, bahwa pakaian apapun termasuk hijab (penutup) itu tidak ada kaitannya dengan agama, ia hanya sekedar pakaian atau mode hiasan bagi para wanita. Jadi tidak ada pakaian syar'i, pakaian ya pakaian, apa pun bentuk dan namanya.

Sehingga akibatnya, ketika zaman telah berubah, atau kebudayaan manusia telah berganti, maka tidak ada masalah pakaian ikut ganti juga. Demikian pula ketika seseorang berpindah dari suatu negeri ke negeri yang lain, maka harus menyesuaikan diri dengan pakaian penduduknya, apapun yang mereka pakai.

Berbeda halnya jika seorang wanita berkeyakinan, bahwa hijab adalah pakaian syar'i (identitas keislaman), dan memakainya adalah ibadah bukan sekedar mode. Biarpun hidup kapan saja dan di mana saja, maka hijab syar'i tetap dipertahankan.

Apabila seorang wanita masih bertahan dengan prinsip hijabnya, maka setan beralih dengan strategi yang lebih halus. Caranya?

Pertama, Membuka Bagian Tangan
Telapak tangan mungkin sudah terbiasa terbuka, maka setan mem-bisik kan kepada para wanita agar ada sedikit peningkatan model yakni membuka bagian hasta (siku hingga telapak tangan). "Ah tidak apa-apa, kan masih pakai jilbab dan pakai baju panjang? Begitu bisikan setan. Dan benar sang wanita akhirnya memakai pakain model baru yang menampakkan tangannya, dan ternyata para lelaki yang melihat nya juga biasa-biasa saja. Maka setan berbisik," Tuh tidak apa-apa kan?

Kedua, Membuka Leher dan Dada
Setelah menampakkan tangan menjadi kebiasaan, maka datanglah setan untuk membisikkan hal baru lagi. "Kini buka tangan sudah lumrah, maka perlu ada peningkatan model pakaian yang lebih maju lagi, yakni terbuka bagian atas dada kamu." Tapi jangan sebut sebagai pakaian terbuka, hanya sekedar sedikit untuk mendapatkan hawa, agar tidak gerah. Cobalah! Orang pasti tidak akan peduli, sebab hanya bagian kecil saja yang terbuka.

Maka dipakailah pakaian model baru yang terbuka bagian leher dan dadanya dari yang model setengah lingkaran hingga yang model bentuk huruf "V" yang tentu menjadikan lebih terlihat lagi bagian sensitif lagi dari dadanya.

Ketiga, Berpakian Tapi Telanjang
Setan berbisik lagi, "Pakaian kok hanya gitu-gitu saja, cari model atau bahan lain yang lebih bagus! Tapi apa ya? Sang wanita bergumam. "Banyak model dan kain yang agak tipis, lalu bentuknya dibuat yang agak ketat biar lebih enak dipandang," setan memberi ide baru.

Maka tergodalah si wanita, di carilah model pakaian yang ketat dan kain yang tipis bahkan transparan. "Nggak apa-apa kok, kan potongan pakaiannya masih panjang, hanya bahan dan modelnya saja yang agak berbeda, biar nampak lebih feminin," begitu dia menambahkan. Walhasil pakaian tersebut akhirnya membudaya di kalangan wanita muslimah, makin hari makin bertambah ketat dan transparan, maka jadilah mereka wanita yang disebut oleh Nabi sebagai wanita kasiyat 'ariyat (berpakaian tetapi telanjang).

Keempat, Agak di Buka Sedikit
Setelah para wanita muslimah mengenakan busana yang ketat, maka setan datang lagi. Dan sebagaimana biasanya dia menawarkan ide baru yang sepertinya segar dan enak, yakni dibisiki wanita itu, "Pakaian seperti ini membuat susah berjalan atau duduk, soalnya sempit, apa nggak sebaiknya di belah hingga lutut atau mendekati paha?" Dengan itu kamu akan lebih leluasa, lebih kelihatan lincah dan enerjik."

Lalu dicobalah ide baru itu, dan memang benar dengan dibelah mulai bagian bawah hingga lutut atau mendekati paha ternyata membuat lebih enak dan leluasa, terutama ketika akan duduk atau naik ke jok mobil. "Yah tersingkap sedikit nggak apa-apa lah, yang penting enjoy," katanya.

Inilah tahapan awal setan merusak kaum wanita, hingga tahap ini pakaian masih tetap utuh dan panjang, hanya model, corak, potongan dan bahan saja yang dibuat berbeda dengan hijab syar'i yang sebenarnya. Maka kini mulailah setan pada tahapan berikutnya.

II. Terbuka Sedikit Demi Sedikit

Kini setan melangkah lagi, dengan trik dan siasat lain yang lebih ampuh, tujuannya agar para wanita menampak kan bagian aurat tubuhnya.

Pertama, Membuka Telapak Kaki dan Tumit.
Setan Berbisik kepada para wanita, "Baju panjang benar-benar membuat repot, kalau hanya dengan membelah sedikit bagiannya masih kurang leluasa, lebih enak kalau di potong saja hingga atas mata kaki." Ini baru agak longgar. "Oh ada yang kelupaan, kalau kamu bakai baju demikian, maka jilbab yang besar tidak cocok lagi, sekarang kamu cari jilbab yang kecil agar lebih serasi dan gaul, toh orang tetap menamakannya dengan jilbab."

Maka para wanita yang terpengaruh dengan bisikan ini buru-buru mencari model pakaian yang dimaksudkan. Tak ketinggalan sepatu hak tinggi, yang kalau untuk berjalan mengeluarkan suara yang menarik perhatian orang.

Kedua, Membuka Seperempat Hingga Separuh Betis
Terbuka telapak kaki telah biasa ia lakukan, dan ternyata orang-orang yang melihat juga tidak begitu peduli. Maka setan kembali berbisik, "Ternyata kebanyakan manusia menyukai apa yang kamu lakukan, buktinya mereka tidak bereaksi apa-apa, kecuali hanya beberapa orang. Kalau langkah kakimu masih kurang leluasa, maka cobalah kamu cari model lain yang lebih enak, bukankah kini banyak rok setengah betis dijual di pasaran? Tidak usah terlalu mencolok, hanya terlihat kira-kira sepuluh senti saja." Nanti kalau sudah terbiasa, baru kamu cari model baru yang terbuka hingga setengah betis."

Benar-benar bisikan setan dan hawa nafsu telah menjadi penasehat pribadinya, sehingga apa yang saja yang dibisikkan setan dalam jiwanya dia turuti. Maka terbiasalah dia mema-kai pakaian yang terlihat separuh betisnya kemana saja dia pergi.

Ketiga, Terbuka Seluruh Betis
Kini di mata si wanita, zaman benar-benar telah berubah, setan telah berhasil membalikkan pandangan jernihnya. Terkadang sang wanita berpikir, apakah ini tidak menyelisihi para wanita di masa Nabi dahulu. Namun buru-buru bisikan setan dan hawa nafsu menyahut, "Ah jelas enggak, kan sekarang zaman sudah berubah, kalau zaman dulu para lelaki mengangkat pakaiannya hingga setengah betis, maka wanitanya harus menyelisihi dengan menjulurkannya hingga menutup telapak kaki, tapi kini lain, sekarang banyak laki-laki yang menurunkan pakaiannya hingga bawah mata kaki, maka wanitanya harus menyelisihi mereka yaitu dengan mengangkatnya hingga setengah betis atau kalau perlu lebih ke atas lagi, sehingga nampak seluruh betisnya."

Tetapi… apakah itu tidak menjadi fitnah bagi kaum laki-laki," gumamnya. "Fitnah? Ah itu kan zaman dulu, di masa itu kaum laki-laki tidak suka kalau wanita menampakkan auratnya, sehingga wanita-wanita mereka lebih banyak di rumah dan pakaian mereka sangat tertutup. Tapi sekarang sudah berbeda, kini kaum laki-laki kalau melihat bagian tubuh wanita yang terbuka malah senang dan mengatakan ooh atau wow, bukankah ini berarti sudah tidak ada lagi fitnah, karena sama-sama suka? Lihat saja model pakaian di sana-sini, dari yang di emperan hingga yang yang bermerek kenamaan, seperti Kristian Dior, semuanya menawarkan model yang dirancang khusus untuk wanita maju di zaman ini. Kalau kamu tidak mengikuti model itu akan menjadi wanita yang ketinggalan zaman."

Demikianlah, maka pakaian yang menampakkan seluruh betis biasa dia kenakan, apalagi banyak para wanita yang memakainya dan sedikit sekali orang yang mempermasalahkan itu. Kini tibalah saatnya setan melancarkan tahap terakhir dari siasatnya untuk melucuti hijab wanita.

III. Serba Mini

Setelah pakaian yang menampak kan betis menjadi pakaian sehari-hari dan dirasa biasa-biasa saja, maka datanglah bisikan setan yang lain. "Pakaian membutuhkan variasi, jangan itu-itu saja, sekarang ini modelnya rok mini, dan agar serasi rambut kepala harus terbuka, sehingga benar-benar kelihatan indah."

Maka akhirnya rok mini yang menampakkan bagian bawah paha dia pakai, bajunya pun bervariasi, ada yang terbuka hingga lengan tangan, terbuka bagian dada sekaligus bagian punggung nya dan berbagai model lain yang serba pendek dan mini. Koleksi pakaiannya sangat beraneka ragam, ada pakaian pesta, berlibur, pakaian kerja, pakaian resmi, pakaian malam, sore, musim panas, musim dingin dan lain-lain, tak ketinggalan celana pendek separuh paha pun dia miliki, model dan warna rambut juga ikut bervariasi, semuanya telah dicoba.

Begitulah sesuatu yang sepertinya mustahil untuk dilakukan, ternyata kalau sudah dihiasi oleh setan, maka segalanya menjadi serba mungkin dan diterima oleh manusia.
Hingga suatu ketika, muncul ide untuk mandi di kolam renang terbuka atau mandi di pantai, di mana semua wanitanya sama, hanya dua bagian paling rawan saja yang tersisa untuk ditutupi, kemaluan dan buah dada. Mereka semua mengenakan pakaian yang sering disebut dengan "bikini". Karena semuanya begitu, maka harus ikut begitu, dan na'udzu billah bisikan setan berhasil, tujuannya tercapai, "Menelanjangi Kaum Wanita." Selanjutnya terserah kamu wahai wanita, kalian semua sama, telanjang di hadapan laki-laki lain, di tempat umum. Aku berlepas diri kalau nanti kelak kalian sama-sama di neraka. Aku hanya menunjukkan jalan, engkau sendiri yang melakukan itu semua, maka tanggung sendiri semua dosamu" Setan tak mau ambil resiko.

Penutup

Demikian halus, cara yang digunakan setan, sehingga manusia terjeru-mus dalam dosa tanpa terasa. Maka hendaklah kita semua, terutama orang tua jika melihat gejala menyimpang pada anak-anak gadis dan para wanita kita sekecil apapun, segera secepatnya diambil tindakan. Jangan biarkan berlarut-larut, karena kalau dibiarkan dan telah menjadi kebiasaan, maka sangat sulit bagi kita untuk mengatasinya.

Membiarkan mereka membuka aurat berarti merelakan mereka mendapatkan laknat Allah, kasihanilah mereka, selamatkan para wanita muslimah, jangan jerumuskan mereka ke dalam kebinasaan yang menyeng-sarakan, baik di dunia maupun di akhirat. Wallahu a'lam bis shawab.

Sumber ide dan pokok pikiran: Kitab "At ta'ari asy syaithani", Adnan ath-Thursyah, disadur dengan bebas.

4 Golongan Laki-laki Ahli Neraka

Di hari akhirat, ada 4 golongan lelaki yang akan ditarik masuk ke neraka oleh wanita.

Lelaki itu adalah mereka yang tidak memberikan hak kepada wanita dan tidak menjaga amanah itu. Mereka ialah :

1. Ayahnya
Apabila seseorang yang bergelar ayah tidak memperdulikan anak-anak perempuannya di dunia. Dia tidak memberikan segala keperluan agama seperti mengajar shalat, mengaji & sebagainya. Dia membiarkan anak-anak perempuannya tidak menutup aurat.

Tidak cukup kalau dengan hanya memberi kemewahan dunia saja. Maka dia akan ditarik ke neraka oleh anaknya.

2. Suaminya
Apabila sang suami tidak memperdulikan tindak-tanduk isterinya. Bergaul bebas di luar, memperhiaskan diri bukan untuk suami tapi untuk pandangan kaum lelaki yang bukan mahram. Apabila suami berdiam diri walaupun dia seorang alim, seperti tidak pernah lalai shalat, puasa tidak ketinggalan.

Maka dia akan turut ditarik oleh isterinya.

3. Abang-abangnya
Apabila ayahnya sudah tiada, tanggung jawab menjaga saudara wanita jatuh ke pangkuan abang-abangnya. Jikalau mereka hanya mementingkan keluarganya saja dan adik perempuannya dibiarkan melenceng dari ajaran ISLAM, tunggulah tarikan adiknya di akhirat kelak.

4. Anak Lelakinya
Apabila seorang anak tidak menasihati seorang ibu perihal kelakuan yang haram dari Islam, bila ibu berbuat kemungkaran, pengumpat, & sebagainya, maka anak itu akan ditanya dan diminta pertangungjawabanny a di akhirat kelak.

Maka kita lihat betapa hebatnya tarikan wanita bukan saja di dunia malah di akhirat pun tarikannya begitu hebat, maka kaum lelaki yang bergelar ayah/suami/abang atau anak harus memainkan peranan mereka.

Firman ALLAH SWT:

"HAI ANAK ADAM PERIHARALAH DIRI KAMU SERTA AHLIMU DARI API NERAKA DI MANA BAHAN PEMBAKARNYA IALAH MANUSIA, JIN DAN BATU-BATU... "

Harga seorang muslim adalah sangat berharga. Allah SWT nilaikan seseorang muslim dengan SYURGA, semua kaum muslim dijamin masuk syurga (siapa pun yang mengucapkan kalimah tauhid), oleh karena itu janganlah kita membuang atau tidak mengindahkan janji dan peluang yang Allah SWT berikan pada kita.

WAllohu A"lam Bi Showab.

Kamis, 27 Maret 2008

Aktivitasku

Uah ..SelaMAt Pagi dunia ......
Hari ini cukup melelahkan sepertinya ... jadwal yg padat membuat aq enggan beranjak dr kamarku. Selepas sholat shubuh dan tilawah ... aku langsung membaringkan badanku yang agak demam krn terlalu capek. Tiba-tiba aq terbawa ke alam bawa sadarku, tenang .... sejuk ... dan .......kring ..... aq dikejutkan oleh suara alarm yg menunjukkan pukul 06.00, aku langsung bergegas mandi biar nggak telat ke kantor.

Tepat jam 07.10 aq menarik kencang-kencang gas motorku, maklum .... anter kakak ke kantor dulu baru deh ... pergi ke kantor. Alhamdulillah sepanjang perjalanan aku masih gemar membaca dzikir, ya ... daripada melakukan sesuatu yg nggak jelas mending ibadah he...he..he... :)

Sepanjang jalan yang aku lalui aku mencoba memahami sesuatu, sesuatu yg membuat aku penasaran akan diriku. Terkadang aku menyalahkan diriku yang terlalu lemah, terlalu berempati dan terlalu lugu sehingga mudah banget dimanfaatkan orang lain. Kenapa mereka tega sama aku ..... padahal aku aja nggak tega lihat kesulitan mereka hiks ..hiks...hiks....

Ah ... Alhamdulillah ..... aku menarik nafas lega
Akhirnya aku sampai juga di kantor, langsung aja aku nyalakan lampu, compi dan AC. Oh .... sejuknya, aku mulai merapikan mejaku yang sedikit acak-acakkan - itu menurutku -
Saat aku mulai duduk di kursiku .... aku mulai membaca SMS yang aku terima dari seorang teman yang jauh disana. Wa ... seneng banget mendengar mereka sekeluarga dalam kondisi sehat :), Semoga Allah melindungi kalian semua. Tanpa berfikir panjang langsung saja aku nyalakan compiku dan mulai membuka beberapa file yang rutin aq buka.

Kring .... Alhamdulillah aku disambut oleh deringan telp dari donatur. Semoga Allah menyertai langkahku hari ini (Amien).

Jumat, 01 Februari 2008

Pintaku

Uah ...
Lelah sekali ....
Aktivitas kemarin cukup menguras energiku, tapi aku bahagia :)
Ya ... setidaknya aku bisa bermanfaat ...
Hari ini aku mengawali hariku dengan sedikit mengernyitkan dahiku, maklum .... perutku lagi error sejak semalam. Tapi aku ingin mengawali hari ini dengan senyuman karena hari yang aku tunggu - tunggu akan tiba (hari libur :) he .. he ... he ...)
Kusempatkan untuk memberikan sedikit perhatianku untuk keluargaku dihari libur walaupun cuma sedikit ;), ya .. setidaknya aku bisa bercanda, tertawa, nge-games bareng, berbagi sampai berebut makanan dengan saudaraku (pokoknya asyik lho ..)
Blom lagi klo kakak ipar aku datang, wa ... tambah rame jadinya :)

Sejenak aku buka album foto semasa aku kecil, terbayang dalam ingatanku saat-saat itu. Tak terasa senyum mengembang di bibir ini disertai dengan airmata yang jatuh. Kenangan itu sangat kuat terpatri dalam ingatan ini.Sekarang kami sudah beranjak dewasa dan kami berharap kami bisa tetap tersenyum seperti saat itu. Aku memandangi foto ayahku yang tampak gagah sebagai awak kapal waktu itu dan menatap foto ibuku yang cantiq dan tegar sebagai seorang srikandi dalam keluargaku. Terlepas dari semua logika, aku sangat bersyukur memiliki mereka. Suka dan duka kami lalui bersama, tempaan demi tempaan kami rasakan dimana tujuan dari semua itu adalah membuat kami lebih mengenal dunia nyata.

Tak terasa usiaku sekarang sudah menginjak 27 tahun, aku menatap semua anggota keluargaku satu persatu. Aku mengamati mereka dengan seksama ..... ternyata kami sudah dewasa. Airmataku berlinang saat menatap foto didinding, disana terpampang foto nenekku. Sosok Srikandi dalam hidupku yang mengajarkan aku banyak hal tentang agama, hidup, kasih sayang, pengabdian, kesabaran, memaafkan dan belas kasih (pokoknya tentang kelembutan karena beliau sangat lembut ......). Srikandi dalam hidupku ada 2 yaitu Nenek dan ibuku, nenekku mengajarkan kelembutan dan ibuku mengajarkan aku tentang ketegaran.

Srikandiku yang satu telah berpulang, dan yang tetap bertahan menemaniku saat ini tinggal ibuku. Kutatap wajahnya yang mulai berkerut, rambutnya yang mulai beruban dan sendi tangan dan kakinya yang mulai ngilu karena asam urat.

Dalam doaku aku meminta agar diberi kesempatan untuk membahagiakan orang yang aku cintai sampai maut memisahkan kami. Duh Gusti .... jadikan hari ini dan hari-hari berikutnya lebih bermaknah, lebih berwarna dan lebih ceriah. Aku ingin mengisi sisa hidupku dengan senyum kebahagiaan, Jadikan kami hamba yang pandai bersyukur atas semua limpahan rahmad dan karunia-MU.
Semoga .... (Amien).

Nb :
Jangan kau tangisi hari ini karena yakinlah bahwa hari esok lebih indah jika kau menatapnya dengan senyuman :)